HYBE adalah label yang menaungi beberapa agensi musik besar seperti BigHit Music, Pledis Entertaiment, Belift+ Lab, dan masih banyak lainnya. Seperti yang diketahui, BigHit Music merupakan agensi yang menaungi BTS, boyband yang saat ini tengah berada di puncak popularitas.

Pada Kamis (4/11/2021) HYBE melakukan briefing mengenai rencana masa depan dari HYBE, salah satunya adalah dengan masuk ke token digital NFT. Sayangnya tindakan ini malah mendatangkan banyak kritik kepada HYBE selaku label yang berfokus kepada musik.

Pada briefing yang diadakan di Youtube tersebut, Bang Si Hyuk mengumumkan kalau HYBE akan masuk ke dalam teknologi bernama blockchain, ini adalah layanan eksplorasi blok Bitcoin, seperti wallet atau juga mata uang seperti kripto.

HYBE bersama dengan Dunamu akan melakukan kemitraan jangka panjang, di mana mereka akan mempromosikan proyek NFT.

Dengan masuk ke dalam bisnis NFT ini mereka mengharapkan bisa mendapatkan aset digital, seperti barang yang akan menghubungkan artisnya seperti BTS dengan NFT, sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan melalui ini.

Salah satu produk yang mereka bahas pada briefing tersebut adalah photocard digital NFT dari para bintang K-Pop. Produk ini nantinya akan dijual melalui aplikasi Weverse.

Rencana HYBE adalah untuk menganti photocard yang ada dengan versi digital, mereka yang membeli photocard tersebut akan mendapatkan nomor otentikasi atau pendaftaran unik. Selain itu metode ini juga akan mereka lakukan pada musik HYBE, jadi setiap musik juga akan ada nomor registrasi uniknya.

Sayangnya rencana HYBE ini kurang mendapatkan respons positif dari para penggemar, khususnya ARMY atau penggemar BTS. Hal ini karena HYBE menyangkutkan BTS dengan rencana mereka ini dan membuat HYBE seakan kehilangan fokus mereka dari dunia musik dan lebih memikirkan profit bagi perusahaan.

Bukan hanya mengeluhkan mengenai HYBE yang melenceng saja, namun para penggemar juga kecewa atas kerja sama untuk mempromosikan NFT. NFT yang merupakan aset digital ini dirasa merupakan ide yang buruk.

Membeli photocard namun tidak pernah mendapatkannya (dalam bentuk fisik) dan bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan. Karena penggunaan NFT akan memberikan dampak kepada besarnya carbon footprint.