Konflik yang terjadi antara Kartika Putri dan dr Richard Lee memang sudah cukup lama menjadi perhatian publik. Namun, hingga kini kedua belah pihak masih belum juga berdamai.

Malahan, kedua kubu sampai memiliki pendukung masing-masing. Sampai-sampai ketika dr Richard Lee ditangkap, ada yang berani membuat petisi untuk ‘membebaskan Richard Lee atau memenjarakan Kartika Putri’.

Kartika Putri rupanya sudah menyadari perihal munculnya petisi tersebut. Namun pada saat menanggapinya, ia terlihat santai dan menganggap itu hanyalah gertakan semata dari warganet yang tak menyukainya.

“Petisi itu kan sesuatu yang bisa dibuat. Zaman sekarang, apa sih yang enggak bisa di-hacker? Semua saja bisa di-hacker,” ujar Kartika Putri kepada wartawan, seperti bisa disimak melalui kanal YouTube KH Infotainment.

Kartika Putri juga melanjutkan bahwa ia merasa kuat lantaran Indonesia merupakan negara hukum. Sehingga tak bisa sekelompok orang memenjarakan seseorang tanpa dasar.

“Kalau buat saya pribadi, petisi masukin saya penjara… Ini kan negara hukum,” lanjut Kartika.

Kartika Putri juga merasa bahwa saat ini semakin banyak pihak-pihak yang menyerangnya. Sehingga, dirinya jadi merasa dizalimi lantaran penggiringan opini yang berlebihan.

“Saya sudah menyerah, dalam arti sudah tidak sanggup dengan kezaliman-kezaliman yang dilakukan netizen karena penggiringan opini oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” Kartika Putri menyampaikan.

Belum lama ini, peristiwa penangkapan influencer kecantikan Dokter Lee membuat heboh jagat media sosial. Saat itu, nama presenter Kartika Putri turut terseret.

Pasalnya, Kartika dan Dokter Lee diketahui terlibat dalam perseteruan soal kasus pencemaran nama baik sejak Desember 2020 lalu Tak hanya menjadi sasaran bully warganet, belum lama ini muncul petisi untuk memenjarakan Kartika Putri.

Meski begitu, Kartika Putri menegaskan tak gentar menghadapi petisi tersebut. “Sekarang muncul petisinya? Petisi itu kan sesuatu yang bisa dibuat. Jadi, kalau saya pribadi, ini kan negara hukum. Di sini saya sudah menyerah dan tidak sanggup,” ujar Kartika Putri, Sabtu 14 Agustus 2021.

Selanjutnya, presenter berusia 30 tahun itu menyerahkan semua urusan hukum kepada pengacaranya.

“Jadi selanjutnya silakan tanya ke Brian Parnenda (pengacara),” kata Kartika Putri melanjutkan. Kartika Putri lantas membantah anggapan warganet soal niat memenjarakan Dokter Richard Lee.

“Saya enggak se-dzolim itu, saya pun dari awal sudah menempuh itikad baik. Langkah-langkah hukum ini langkah terakhir saya, siapalah saya,” tutur Kartika Putri.

Kartika Putri juga menegaskan, dalam kasus ini, ia hanya ingin menuntut keadilan. “Yang terpenting, saya sampaikan saya hanya menuntut keadilan dan hanya ingin bicara sesuai fakta. Saya takut sekali, sepanjang saya berkarier saya tidak pernah di-bully seperti ini,” tutur Kartika Putri.

Sebagai informasi, Dokter Richard Lee ditangkap di kediamannya di Palembang pada Rabu 11 Agustus 2021. Kabar itu diketahui dari video yang diunggah istri Dokter Richard Lee, Reni Effendi, di Insta Story.

Dalam konfrensi pers, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa penangkapan Dokter Richard Lee bukan karena kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Kartika Putri.

Richard Lee ditangkap karena tuduhan ilegal akses untuk menghilangkan barang bukti. Kemudian, terhadap Richard Lee akhirnya dipulangkan oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya, Kamis 12 Agustus 2021.